G Data Indonesia
G Data Antivirus Made in German
Antivirus Terbaik 2014
G Data Antivirus adalah
produk Jerman yang mewarisi sifat khas produk Jerman yang berkualitas
tinggi , handal, konsisten dan berkelas. Hal ini terbukti dari
pencapaian G Data di VB RAP (Virus Bulletin Reactive dan Proactive)
Quadrant, dimana G Data merupakan produk yang secara konsisten mampu mendeteksi 99% malware yang beredar.
Referensi : http://www.virusbtn.com/vb100/latest_comparative/index
Technology yang dimiliki G Data :
- Double Engine dan Double Scane
Untuk memberikan perlindungan maksimal, G
Data memiliki 2 (dua) engine (database) antivirus yang dilengkapi
dengan teknologi scan ganda menjadikan proses pemeriksaan file lebih
cepat dan lebih akurat dalam mendeteksi virus, namun hal ini tidak
membuat penggunaan resource komputer menjadi besar karena G Data
didukung oleh teknologi Self-Learning Fingerprint dan Whitelisting
sehingga Anda tidak perlu melakukan instalasi 2 (dua) antivirus dalam 1
(satu) komputer karena dengan melakukan instalasi lebih dari 1 (satu)
antivirus dalam 1 (satu) komputer dapat menimbulkan masalah lain seperti
crash/bluescreen/komputer lambat/false positif atau kesulitan dalam
mengeliminasi virus yang menginfeksi komputer.
http://www.virusbtn.com/vb100/latest_comparative/index- Self-Learning Fingerprint
- Whitelisting
Teknologi yang digunakan untuk mencegah terjadinya false positif (kesalahan deteksi) pada saat melakukan pemeriksaan (scan) terhadap sebuah file system.
http://av-comparatives.org/images/docs/avc_fdt_201209_en.pdf
- Idle Scane
G Data akan melakukan scan pada saat
komputer sedang tidak digunakan sehingga memberikan pengamanan ekstra
terhadap serangan virus tanpa menggangu performance komputer.
- Behaviour Blocking & Heuristics
Perlindungan pro aktif terhadap file
yang di curigai sebagai virus tanpa tergantung pada update definisi
virus, menjadikan komputer tetap aman dari virus baru yang belum ada
pada database virus G Data.
- Outbreak Shield
„Zero hour“- virus and SPAM protection. Dengan dukungan dari lab khusus dengan teknologi Cloud, Outbreakshield memberikan proteksi maksimal terhadap email virus dan SPAM.
- Cloud Security (HTTP Monitor)
G Data akan memberikan perlindungan
ekstra dari virus, trojan, malware maupun dari website phising (website
palsu) pada saat Anda melakukan koneksi internet (browsing).
- Bank Guard
Pada saat kita melakukan transaksi online khususnya internet banking setiap data yang kita kirimkan akan aman karena setiap data yang di kirimkan akan di encript, TETAPI pada saat anda melakukan transaksi data tersebut akan di simpan sementara dalam memori dalam kondisi tidak di enkript, celah inilah yang akan di manfaatkan oleh penyusup/trojan untuk melakukan aksinya guna mengambil data penting.
Data bank yang di enkripsi dan dapat di serang oleh trojan
Dari hasil survey rata-rata trojan banking baru ini hanya mampu di tangani oleh antivirus sekitar 27%, hal ini dikarenakan mereka membutuhkan database untuk mendeteksi trojan ini, biasanya trojan ini akan terdeteksi secara penuh setelah 3 hari.
Tingkat deteksi rata-rata solusi keamanan pada hari pertama hanya 27%.
Berkat teknologi baru yang unik, G Data BankGuard dapat memberikan perlindungan secara cepat dan memapu menangkis lebih dari 99% dari semua Trojan Attack seperti Zeus, Citadel, Tinba, Eurograbber, SpyEye, GrozyPrinimalka dan HighRoller.
G Data BankGuard menutup kerentanan keamanan yang rawan dan merupakan perlengkapan sempurna untuk solusi keamanan anda dan protokol kemanan anda ketika melakukan transaksi secara online baik transaksi perbankan ,pembayaran melalui paypal maupun transaksi online lainnya, G Data BankGuard juga merupakan bagian dari solusi keamanan untuk pengguna pribadi dari produk generasi 2012
BankGuard akan memeriksa setiap link file library yang anda akses pada saat melakukan internet banking secara aktif dan jika terdeteksi adanya file library yang tidak sesuai atau berubah, BankGuard akan mengganti dan menghapus trojan tersebut, Jika memang terdeteksi adanya trojan baru yang menginfeksi komputer, sangat disarankan untuk memutuskan sementara Online Banking sampai komputer tersebut benar benar bersih
- Update Database Virus
Update database virus yang dapat di atur setiap jam menjadikan antivirus G Data akan selalu up to-date mengikuti perkembangan virus saat ini, hal ini juga menjadikan ukuran file virus signature menjadi kecil sehingga tidak membebani trafik jaringan pada saat Main server melakukan update ke internet ataupun pada saat distribusi file signature ke G Data client.
- Singnature Rollback
G Data mempunyai fitur untuk merestore kembali Database antivirus ke tanggal yang di inginan jika ditemukan masalah dengan database virus sebelumnya.
-
Paling banyak mendukung format Archive fileG Data mempunyai kemampuan untuk melakukan pemeriksaan (real time/on-demand Scanner) terhadap type file archive (file yang terkompresi, contoh: ACE, CAB, EXE-RAR, EXE-ZIP, JAR, LZH, RAR, TGZ, ZIP, ZIPX, EXT*) paling banyak dibandingan dengan antivirus lain sehingga memberikan pengamanan ekstra pada saat anda membuka file yang terkompresi
- G Data Boot CD
Emergency tools yang digunakan untuk scan komputer melalui CD/DVD. Database virus yang terdapat pada G Data Boot CD dapat di update (dan akan di simpan sementara) jika komputer mempunyai koneksi internet. G Data juga dapat digunakan untuk mengakses Drive/HDD sehingga dapat digunakan untuk backup/copy file ke Drive lain tanpa harus melepaskan Drive/HDD tersebut.
Fiture Fiture G Data
New!!! Software and Hardware Inventory
G Data mempunyai kemampuan untuk melihat software/aplikasi/program yang terinstal di komputer beserta informasi Hardware dari komputer tersebut (yang sudah terinstal G Data Antivirus Client).
New!!! Informasi G Data Antivirus Client
Informasi GData Antivirus Client akan di tampilkan lebih lengkap memuat informasi server antivirus, nama host name client, alamat IP, OS, Gateway, Mac Address, DNS server, database virus, versi antivirus dll, hal ini untuk memudahkan IT untuk memantau kondisi G Data Antivirus Client dan pelaporan.
Berikut informasi G Data Antivirus Client yang dapat anda lihat :
Server
|
G Data Security Client Version
|
Operating System
|
IPv6 Address
|
Alias (Server)
|
Language
|
Subnet Server
|
Subnet Mask
|
Client
|
UMPS Client
|
Domain
|
Default Gateway
|
Engine A
|
Last Access
|
Network Card
|
DNS Server
|
Engine B
|
Virus Signature/time
|
Macc Address
|
DHCP Server
|
Status As Per
|
Program update/time
|
IPv4 Address
|
Primary WINS /Secondary
|
New!!! Mobile Management Client
Layar utama dari semua perangkat Android
yang sudah terinstall G Data Mobile Security, dengan melaporkan penemuan virus
apapun dan status keamanan dari Mobile Android tersebut. Dengan menggunakan
Mobile Management, kini Mobile Android dapat di
monitor dan di konfigurasi dari ManagementServer Antivirus G Data
(Update, scan dll)
G Data WebAdministrator & New!!! G Data MobileAdministrator
ManagementServer dapat di kontrol
di mana saja melalui web browser termasuk menggunakan mobile browser.
New!!! Client Active
G Data akan menghapus list
komputer yang sudah terinstal G Data antivirus Client tetapi sudah tidak
terkoneksi dengan ManagementServer sesuai dengan waktu yang sudah di setting
sebelumnya secara otomatis.
New!!! ReportManager
Kemudahan
dalam membuat pelaporan sesuai dengan kategori yang di inginkan, yang
dikirimkan ke alamat email yang sudah anda tentukan. Pelaporan ini
sangat berguna untuk mengetahui kondisi G Data Antivirus Client secara
umum.
G
Data Backup File (hanya tersedia pada produk G Data EPE)
Berfungsi untuk backup file pada masing-masing komputer client yang dapat
ditentukan berdasarkan waktu yang sudah di seting sebelumnya .
G
Data MailSecurity (hanya tersedia pada produk G Data EPE)
Filter email yang dikirim/diterima dari virus/trojan/malware, phishing
ataupun SPAM. Program ini dapat instal
sebagai Plug In pada MS. Exchange 2007/2010 atau di instal pada komputer yang
terpisah dari MS.Exchange, Note dll
(Mail Gateway).
G
Data PolicyManager (hanya tersedia pada produk G Data EPB/EPE)
G Data Endpoint Protection yang di lengkapi dengan Policy
Manager yang terdiri dari fitur Device control, application control, web
content filter dan internet usage time menjadikan anda mampu menerapkan
kebijakan perusahaan sehingga dapat menekan penyebaran virus dan meningkatkan
produktivitas kerja tanpa harus membeli alat/software terpisah sehingga
menghemat biaya dan perawatan/maintenance.
★
Application Control, Untuk mengontrol aplikasi-aplikasi apa saja yang diperbolehkan ataupun yang
tidak di tiap-tiap client. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah aplikasi lain
yang mungkin dipergunakan oleh user tanpa sepengetahuan perusahaan.
★ Device Control, Untuk mengatur penggunaan device,
seperti USB Flashdisk, external harddisk, webcams, Floppy dan CD/DVD ROM. Hal
ini untuk mencegah terjadinya pencurian data penting perusahaan. Selain itu
untuk menekan penyebaran virus melalui device tersebut.
Pada fitur Device Control terdapat 3 (tiga) jenis policy yang dapat Anda
sesuaikan dengan kebutuhan, yakni:
·
Deny access, G Data akan melakukan blok
terhadap semua device jenis Removable media storage (sebagai media penyimpanan)
seperti UFD Flash atau Eksternal Harddisk atau device lain seperti Webcam,
Floppy atau CD/DVD ROM. Sedangkan untuk device lain yang bukan berbentuk
storage masih dapat digunakan (contoh: Printer atau Mouse yang menggunakan port
USB)
·
Read, G Data hanya akan mengizinkan user untuk
mengakses device Removable media tanpa bisa menghapus atau memindahkan data
dari Harddisk ke device tersebut.
·
Read / Write, G Data mengizinkan user untuk
mengakses device baik Removable media storage (Flash Disk/Eksternal Hard Disk),
Webcam, Floppy atau CD/DVD ROM secara penuh (full acccess).
G Data memungkinkan kita untuk mendaftarkan Removable media storage tertentu
sebagai pengecualian agar dapat akses oleh user.
★ Web Content Control,
Digunakan untuk mengatur penggunakan konten internet, dan keamanan dalam
menjelajah dunia maya. Karena perkembangan virus sangat cepat melalui jalur ini
karena kita berinteraksi langsung dengan semua orang di seluruh dunia. IT dapat
memanfaatkan fitur ini untuk menentukan halaman web yang boleh atau tidak boleh
di akses sesuai dengan kebijakan yang berlaku di perusahaan tersebut, langkah
ini dilakukan untuk efektfitas kerja karyawan sehingga user tidak dapat
mengakses web yang tidak berhubungan dengan lingkup pekerjaan nya (contohnya:
mengakses web www.facebook.com pada saat
jam kerja) selain itu langkah ini juga dilakukan sebagai upaya untuk
memperkecil peluang masuknya virus kedalam sistem komputer pada saat mengakses
sebuah halaman web.
★ Internet Usage Time,
Policy ini berkaitan dengan efektifitas kinerja dari masing-masing orang. IT dapat menggunakan policy ini untuk mengatur
waktu penggunaan internet untuk masing-masing client maupun group yang dapat di
seting berdasarkan waktu (jam, hari, minggu atau bulan). Selain dari efisiensi
penggunaan internet, hal ini kembali lagi berpengaruh pada perlindungan
komputer perusahaan.
Kebutuhan minimal
system
·
G Data Management
Server (32-Bit/64-Bit)
Windows XP SP2 (32-Bit) , 8/7/Vista/Server
2003/2008/2012 (memory 1GB)
·
G Data Antivirus
Client (32-Bit/64-Bit)
·
Windows XP SP2 (memory
minimal 512 MB), 8/7/Vista/XP/Server 2003/2008/2012 (memory 1GB)
·
Linux, SMB 2.6.17 and beyond: Ubuntu 6.10-9.04,
Debian Etch/Lenny,SuSE/SLES 10/11, RHEL 5.3/Fedora 7-10 (memory minimal 512 MB)
·
Linux, WS 2.6.25 and beyond: Ubuntu 8.10-9.10,
Debian Lenny, SuSE/SLES 11, Fedora 9-12 (memory minimal 512 MB)
·
G Data Mail Security (32-Bit/64-Bit)
Windows XP SP2 (32-Bit), 7/Vista/XP/Server
2003/Win Server 2008 (memory 1GB)
·
G Data MailSecurity (plug-in for Microsoft Exchange
2010 x64)
Windows Server 2008 64-bit/Win
Server 2008 R2 64-bit, Windows Small Busines Server 2011 64-bit, Windows
Essential Business Server 2008 64-bit, Windows Small Business Server 2008
64-bit (memory 1GB)
·
G Data MailSecurity (plug-in for Microsoft Exchange
2007 x64)
Windows Server 2003/2008 (memory 1GB)
Topologi Jaringan,
Update dan Konfigurasi antivirus G Data
G Data untuk versi corporate adalah antivirus dengan basis client – server,
jadi 1 server sebagai antivirus yang melakukan update ke Internet dan
konfigurasi, selebihnya sebagai client yang otomatis ter-update baik itu update
definisi maupun konfigurasi ke server tersebut. Kompter yang di fungsikan
sebagai ManagementServer (Server antivirus G Data) tidak harus Windows
Server tetapi bisa juga di install pada komputer workstation Windows XP SP2 (32-Bit) , 8/7/Vista sehingga lebih fleksibel dan dapat menghemat biaya untuk pengadaan Server.
G Data kini sudah didukung oleh teknologi subserver yang semuanya
terpusat pada 1 server utama (main server). Apabila sebuah perusahaan memiliki
cabang, maka dengan mudah kita bisa install 1 buah PC sebagai subserver.
Subserver disini tidak seperti main server yang berada di pusat melainkan hanya
sebatas penyedia update definisi dan konfigurasi dari main server. Sehingga
tidak memiliki konsol (management). Semuanya termonitor dari server utama.
G Data Live Demo
Anda
dapat mengakses G Data ManagementServer Live Demo untuk melihat lebih jelas mengenai
fitur antivirus G Data secara online. Silahkan klik link berikut:
http://www.virusicu.com/product/endpoint-protection-Business-12.php
Hasil Pengujian Badan
Independen
G Data
Antivirus adalah produk Jerman yang mewarisi sifat khas produk Jerman yang
berkualitas tinggi, handal, konsisten dan berkelas. Hal ini terbukti dari
pencapaian G Data di VB RAP (Virus Bulletin Reactive dan Proactive) Quadrant,
dimana G Data merupakan produk yang secara konsisten mampu mendeteksi 99%
malware yang beredar (lihat gambar di bawah ini).
Referensi:
Anto Soedibyo
http://www.virusicu.com/index.php



Tidak ada komentar:
Posting Komentar